Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong telah memanggil beberapa pemain untuk mengikuti pemusatan latihan bersama timnas Indonesia. Pemusatan latihan timnas Indonesia tersebut sebagai persiapan menjelang pertandingan lanjutan kuaifikasi Piala Dunia 2022. Dijadwalkan pemusatan latihan timnas Indonesia sendiri akan berlangsung pada 23 Juli sampai 8 Agustus 2020 di Stadion Madya, Jakarta.

Dalam pemanggilan pemain yang dilakukan Shin Tae yong, terdapat nama Zulfiandi yang menghiasi daftar nama tersebut. Pemain asal Madura United tersebut menjadi satu dari tiga nama yang dipanggil Shin Tae yong dari klubnya itu. Hanya sampai saat ini diketahui Zulfiandi masih belum pulih seratus persen dari cedera telapak kakinya yang ia dapat pada ajang SEA Games 2019 Filipina.

Diakui sang pemain bahwa saat ini pemulihan cederanya sudah berada di angka 90 persen. Zulfiandi juga menyebutkan bahwa dirinya masih butuh waktu sedikit lagi untuk bisa sembuh total. Untuk itu rencananya Zulfiandi meminta klubnya, Madura United untuk mengirimkan surat kepada PSSI terkait kondisinya saat ini.

“Saya sudah bicara dengan Pak Haruna Soemitro (Direktur Madura United). Rencananya tim akan mengirim surat terkait kondisi saya yang masih 90 persen, masih butuh penguatan dan memulihkan kondisi fisik saya,” ucap Zulfiandi seperti dikutip dari Warta Kota , Kamis (23/7/2020). Sementara menurut pelatih fisik Madura United, Sansan Susanpur mengkonfirmasi, dirinya belum mengetahui dengan pasti kondisi fisik terkini dari Zulfiandi. Selain dirinya belum bertemu lagi dengan Zulfiandi, dirinya juga belum memberikan program latihan lagi secara khusus kepada pemainnya itu.

"Kalau untuk kondisi Zuldiandi, saya sendiri belum bisa memastikan berapa lama. Karena memang saya sudah lama tidak dalam observasi langsung dengan dia (Zulfiandi)," katanya. Menurut rencana, timnas Indonesia akan menjalani tiga pertandingan internasionalnya dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2022. Ketiga lawan dari Indonesia tersebut ialah Thailand yang akan bermain pada 8 Oktober 2020, Uni Emirat Arab pada 13 Oktober 2020, dan Vietnam pada 12 November 2020.