Bomber andalan Lyon, Memphis Depay mengaku cukup optimis dengan peluang timnya bisa menyudahi langkah Juventus di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Lyon dijadwalkan akan melakoni laga tandang melawan Juventus di Allianz Stadium pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Sabtu (8/8/2020). Tim asal Perancis tersebut memiliki bekal bagus dalam lawatannya ke markas Juventus dimana Lyon telah berhasil unggul 1 0 di leg pertama.

Alhasil, Lyon setidaknya hanya butuh hasil imbang saja guna memastikan langkah ke babak selanjutnya. Walaupun tentu hal itu bukanlah perkara yang mudah mengingat Lyon akan menghadapi Juventus yang berstatus sebagai raja Italia dalam sembilan musim beruntun. Apalagi, Juventus sudah melakoni banyak pertandingan kompetitif setelah jeda kompetisi akibat pandemi Covid 19.

Sementara itu, Lyon hanya melakoni satu laga kompetitif ketika kalah melawan Paris Saint Germain dalam partai final Piala Liga, jumat lalu. Tentu situasi tersebut membuat Lyon harus bisa segera membentuk ritme dan intensitas permainan demi bisa meraih hasil positif melawan Juventus. Menyikapi situasi tersebut, Memphis Depay yang menjadi pemain andalan Lyon yakin timnya bisa menyulitkan Juventus di leg kedua nantinya.

Ia telah melihat semangat timnya yang luar biasa walaupun baru saja menelan kekalahan di laga final Piala Perancis. "Saya melihat semangat tim ini bagus, itulah yang membuat saya merasa bahagia," ungkap Depay dilansir laman resmi UEFA . "Juventus sempat tidak bermain bagus, tapi sekarang setelah berbulan bulan kemudian, situasinya benar benar berbeda, karena mereka memainkan laga lebih banyak daripada kita, begitu banyak aspek yang berbeda,".

"Tapi itu justru memungkinkan saya bisa bermain di Liga Champions, saya pun siap," tegasnya. Lebih lanjut, Depay juga memandang aturan baru yang berlaku dimana tidak ada leg kedua membuat peluang setiap tim memenangi pertandingan jadi lebih terbuka. Karena eks pemain Manchester United tersebut memandang semua tim bisa menjadi favorit pemenang dalam setiap laganya.

"Dengan aturan baru yakni satu leg mulai babak delapan terakhir sampai seterusnya, siapapun bisa menjadi favorit, karena anda tahu hanya ada satu pertandingan saja," jujur Depay. "Dan Juventus memiliki beberapa pemain yang berpengalaman dalam hal bermain pada laga final,". "Kami justru sebaliknya memiliki banyak pemain muda yang tidak memiliki banyak pengalaman dengan tekanan bermain di final dan Liga Champions," tukasnya melanjutkan.

Pemain Timnas Belanda itupun berharap rekan rekan timnya memiliki rasa tidak takut untuk berhadapan dengan tim hebat seperti Juventus. "Kita hanya harus melihat, saya tahu bahwa kita memiliki tim yang sangat bersemangat dan kita pastinya tidak merasa takut," tutupnya. Lyon sendiri berhasil unggul satu gol tanpa balas melawan Juventus lewat gol semata wayang Lucas Tousart pada leg pertama.

Kemenangan cleansheet itulah yang membuat Lyon cukup percaya diri dalam melakoni leg kedua di Stadion Allianz, akhir pekan ini.