PSIS Semarang berharap tak terganggu persiapannya jelang menghadapi PSSSleman, 3 April mendatang atas kasus penyebaran virus corona yang saat ini mulai mulai mewabah di Indonesia. Seperti diketahui, saat ini kompetisi Liga 1 dihentikan sementara terkait kasus tersebut hingga 29 Maret mendatang. General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengungkapkan, atas adanya penghentian sementara kompetisi saat ini, secara psikologis memang ada pengaruhnya ke dalam tim.

Sebab, kelanjutan roda kompetisi menjadi tidak pasti. "Pasti pengaruh ke tim, cuma itu sudah ditetapkan oleh operator atau federasi tentunya kita mematuhi. Dia mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan terkini dari operator kompetisi dan PSSI terkait kelanjutan kompetisi.

"Tentunya kita akan menyesuaikan program lagi untuk bisa menjaga kondisi tim, menjaga ke kebugaran pemain. Tentunya kan kita akan menyesuaikan lagi," jelasnya. Untuk saat ini, Liluk menyebut tim PSIS akan tetap menjalankan program sesuai yang sudah diatur oleh manajemen dan tim pelatih. Pada Kamis (19/3) besok, skuad Mahesa Jenar dijadwalkan sudah akan berkumpul untuk kembali memulai pemusatan latihan jelang menghadapi PSSSleman.

"Tentunya kita mempersiapkan seperti yang sudah ditetapkan dulu saja. Artinya penghentian ini kan dua minggu, ya kita persiapan itu dulu saja, sembari menunggu pemberitahuan lebih lanjut," ungkapnya.